Prodi Komunikasi UNIDA Gontor Beri Pelatihan Sadar Wisata Ke POKDARWIS Desa Jurug

Posted by

PONOROGO –  Salah satu problem yang dihadapi pariwisata Indonesia saat ini adalah masyarakat yang kurang sadar wisata. Sebagai contoh misalnya harga makanan yang sangat mahal, kebersihan fasilitas wisata yang tidak terjaga dan kemampuan bertutur pelaku wisata. Hal ini disampaikan oleh Yoka Pradana dan M.Rifa’i dosen prodi Ilmu Komunikasi UNDA Gontor dalam pengabdian masyarakat Pelatihan Komunikasi Kelompok Pariwisata POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata) Desa Jurug, Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo 21/ 10/ 2020.

Menurut Yoka solusinya adalah membangun pemahaman sadar wisata kepada para pelaku wisata. Salah satu cara membangun kesadaran wisata adalah kemampuan komunikasi kelompok wisata “Komunikasi kelompok wisata merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh pelaku wisata, yakni pemilik wisata, peramu wisata dan orang – orang yang terlibat dalam destinasi wisata”. “Kalau wisata desa Jurug yang kita kelola dan kembangkan  ya POKDARWIS Jurug dan masyarakat desa Jurug  harus sadar wisata” Ujar Yoka menambahkan.

Lebih jauh Yoka menambahkan bahwa kemampuan komunikasi kelompok pariwisata yang harus dimiliki oleh pelaku wisata ada lima komponen, yakni kemampuan bertutur, penguasaan sejarah destinasi, penguasaan venue, dinamika kelompok dan penyelenggaran event. Jika kelima kemampuan ini dapat dikuasai maka akan tercipta masyarakat yang sadar wisata. Kemampuan bertutur artiya pelaku wisata wajib ramah dalam bertutur dan menguasai bahasa, penguasaan sejarah dan venue wisata artinya kemampuan pelaku wisata memberikan informasi destinasi kepada wisatawan, dinamika kelompok artinya pelaku wisata harus bekerja sama dan memiliki keterikatan emosional dalam tim, tidak bersaing apalagi saling menjelekkan satu sama lain didepan wisatawan, terakhir penyelenggaraan event dilakukan untuk menarik minat wisatawan ke destinasi wisata, hal ini bisa dilakukan dengan mengkombinasikan wisata budaya dan wisata alam.

Peserta dalam kegiatan terlihat antusias mendengarkan materi. Hadir dan membuka kegiatan secara langsung Kepala desa Jurug Sukamto.  Menurut Sukamto pemerintah desa Jurug sangat senang dengan adanya Pengabdian Masyarakat dari Prodi Komunikasi UNIDA Gontor, pelatihan memberikan edukasi kepada masyarakat Jurug untuk menjadi sadar wisata. “Pelatihan semacam ini harus terus kita lakukan, karena ini sangat membantu kami masyarakat desa untuk mendapat pengetahuan – pengetahuan baru tentang pariwisata”. Imbuh Sukamto.//rifa’I

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *