Kampanye Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Posted by

Munculnya Covid-19 menuntut perubahan pola dan gaya hidup setiap orang untuk dapat menerapkan protokol kesehatan. Realitanya, masih banyak masyarakat yang belum sadar dan belum paham cara menjaga kesehatan di masa pandemi ini. Merespon kondisi masih rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, tim dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIDA Gontor melakukan kampanye pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi covid-19 dengan menerapkan cara-cara yang diajarkan dalam Islam.

Dalam kegiatan ini, tim pelaksana bermitra dengan UKM Thibunnabawi Universitas Darussalam Gontor. Ada beberapa tahapan kegiatan yang dilakukan diantaranya seminar tentang imunitas tubuh, kampanye melalui poster, dan juga media sosial tentang pentingnya menjaga kesehatan serta cara menjaga kesehatan sesuai ajaran Islam.  Pada tanggal 14 September 2020 tim pelaksana menyelenggarakan seminar daring dengan judul ‘Imunitas Tubuh dan Mikrobioma Manusia’ sebagai rangkaian kegiatan kampanye yang dilakukan. “Kami menghadirkan Dr.Renny D Lestari, SpKFR (Staff medik RSUD Bhakti) sebagai narasumber acara webinar”, tutur Ilham sebagai salah satu tim pelaksana kegiatan.

Dr. Renny memaparkan bahwa imunitas tubuh bagaikan sebuah tameng manusia yang perlu kita jaga dan juga selalu kita perbarui, virus juga berkembang seiring berjalannya zaman sesuai teknologi yang telah berkembang juga. “Oleh karenanya kita harus selalu menjaga kesehatan”, pungkas Dr. Reny. Pada akhir pemaparan narasumber memberikan tips untuk tes kesehatan pernafasan dengan cara: 1). menahan nafas sekuat kita dengan menghitung secara tenang perdetik, 2). menghitung sendiri bukan melalui stopwatch. Jika nafas dapat ditahan selama 10-19 detik maka hasilnya buruk, 20-24 detik normal, dan  lebih dari 25 detik artinya pernafasan dalam kondisi baik. Indikator terdebut merupakan test sederhana tentang kesehatan yang dapat di ukur dari pernafasan kita sendiri. Untuk menjaga pernafasan agar tetap baik maka di butuhkan olahraga dan konsumsi makanan yang seimbang, berat tubuh atau tingkat kegemukan tubuh juga mempengaruhi kesehatan pernafasan manusia.

Program kampanye kesehatan ini merupakan salah satu dari beberapa program Islamic Public Relations yang dilakukan oleh mahasiswa semester 5 Prodi Ilmu Komunikasi UNIDA Gontor. Tim mahasiswa terdiri dari Ilham Prayogo, Sulthan Khalida Zia Haq, Yoga Dwi Prananda, dan Anas Rizal Muslih. “Capaian mata kuliah ini adalah mahasiswa mampu untuk mendesain program Islamic Public Relations berdasarkan analisis situasi yang dilakukan. Karena ada pandemi covid-19 maka program yang disusun fokus di dalam lingkungan kampus saja”, ungkap Rila Setyaningsih pengampu mata kuliah Islamic Public Relations UNIDA Gontor. Tim pelaksana juga akan melakukan kampanye melalui poster dan media sosial tentang cara menjaga kesehatan melalui metode thibbun-nabawi./sltn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *