Kampanye Bahaya Online Games Bagi Mahasiswa

Posted by

 

Teknologi informasi dan komunikasi  yang berkembang dari masa ke masa menuntut setiap manusia untuk dapat menyesuaikan diri. Realitanya, perkembangan teknologi komunikasi dan informasi direspon secara berbeda oleh setiap orang, sehingga dampak yang ditimbulkan juga bervariasi. Respon positif dari perkembangan teknologi dapat memudahkan setiap pekerjaan manusia. Di sisi lain, dampak negatif juga dapat muncul jika pengguna teknologi memanfaatkannya untuk kegiatan yang kurang bermanfaat atau bahkan aktifitas yang negatif. Seperti online games yang merupakan salah satu bentuk teknologi juga dapat berpotensi menimbulkan dampak positif maupun negatif. Dapat berdampak positif jika pengguna mampu memanfaatkannya sebagai sarana hiburan dengan batasan-batasan ketika menggunakannya, akan tetapi dapat berdampak negatif jika pengguna menjadikan online games secara berlebihan hingga lupa waktu bahkan sampai kecanduan.

 

Untuk menanggulangi semakin banyaknya dampak negatif yang muncul karena game online di kalangan mahasasiswa UNIDA Gontor, tim dosen dan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikas UNIDA Gontor melakukan kampanye bahaya online games melalui media video. Acara ini terselenggara atas kerjasama dengan bagian arsip dan dokumentasi UNIDA Gontor yang dilaksanakan pada tanggal 22 September 2020. “Acara ini dikemas dalam bentuk bedah video dan sosialisasi bahaya game online dengan peserta seluruh mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi dari berbagai angkatan”, ungkap Aulia Azhari salah satu tim pelaksana. Acara yang dilaksanakan di laboratorium Prodi Ilkom ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa akan bahaya game online sehingga mengurangi frekuensi permainan.

Program ini terselenggara sebagai bentuk kepedulian tim pelaksana terhadap bahaya game online yang dapat mengganggu tugas utama mahasiswa untuk  kuliah dan belajar. “Program ini merupakan salah satu output dari mata kuliah Islamic Public Relations, mahasiswa mendesain program public relation islami untuk memecahkan masalah-masalah yang ada di lingkungan sekitar”, pungkas Rila Setyaningsih dosen pengampu mata kuliah Islamic Public Relations UNIDA Gontor. //aulya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *