Bergandengan Tangan Komunitas Masyarakat Santri (KOMAS), RSU ‘Aisiyah dan Pondok Modern Darussalam Gontor Luncurkan layanan PCR.

Posted by

Sebagai wujud kiprah santri di masyarakat dalam menanggulangi Covid-19 khususnya di Kabupaten Ponorogo ,Komunitas Masyarakat Santri (KOMAS) bekerjasama dengan Pondok Modern Darussalam Gontor dan RSU ‘Aisiyah Ponorogo pada hari Selasa, 19 Oktober 2020 meresmikan pelayanan Real Time – Polymerase Chain Reaction (RT- PCR ) di Aula RSU ‘Aisiyah lt. 4.
Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Plt Bupati Ponorogo Dr.H. Soedjanarko, MM, Pembina Satgas Covid-19 Pondok Modern Darussalam Gontor Prof.Dr. KH Amal Fathullah Zarkasyi, MA, Direktur RSU ‘Aisiyah Ponorogo dr. Wegig Widjanarko, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, drg. Rahayu Kusdarini, M.Kes dan Ketua Komas Ustadz H. Muhammad Faiq Hafid.
Dalam sambutannya Plt Bupati Ponorogo Dr. H. Soedjarno yang dalam hal ini mewakili pemerintah mengucapkan rasa syukur kepada Allah dan terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua elemen yang telah membantu pengadaan pelayanan PCR ini. Harapan Plt Bupati Ponorogo saat ini, dengan diresmikannya pelayanan ini semoga menjadikan pelayanan dalam menangani Covid-19 di Kabuputen Ponorogo semakin meningkat dan bagus.
Hal senada juga disampaikan dr. Wegig Wijanarko dalam sambutanya. Kita sangat berterima kasih kepada KOMAS yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan PCR ini.
“Dengan adanya alat ini dapat mendiagnosa 45 spesimen dalam 1 shift sehari bahkan bisa ditingkatkan menjadi 90 spesimen dengan 2 shift kerja”,imbuhnya.
Adapun Ustadz Faiq sebagai Ketua KOMAS dalam sambutanya menekankan tentang peran santri dalam menghadapi wabah Covid-19 ini tidak hanya melalui 3M (menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker) namun harus diiringi dengan wudhu dan doa. Lebih lanjut Ust Faiq menegaskan bahwa dengan layanan PCR ini sebagai bentuk dakwah umat Islam.

Sementara Pembina Satgas Covid-19 PMDG sekaligus Rektor Unida Gontor, Prof. Dr. KH Amal Fathullah Zarkasyi, MA mengawali sambutannya dengan cerita bagaimana strategi PMDG dalam menghadapi pandemi covid-19 di lingkungan pondok pesantren. Lebih lanjut beliau mengingatkan untuk selalu bersabar dalam menghadapi ujian Covid-19 ini, di akhir sambutan Prof Amal juga
menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada KOMAS yang telah membantu pengadaan alat PCR senilai 3,2 milyar ini. Beliau berharap dengan adanya pelayanan PCR ini dapat membantu pemerintah Ponorogo dalam penangulangan Covid-19 dan semoga kita termasuk orang-orang yang bersabar dalam menghadapi ujian ini, tutupnya//bambang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *